Perempuan memiliki kepekaan perasaan yang lebih sensitif. Menurut Dr. Aisyah Dahlan, perempuan memiliki otak dengan rasa peka yang tinggi. Perempuan akan mudah lelah secara emosional jika tidak diimbangi dengan ilmu.
Belajar untuk meregulasi emosi merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan ketika merasa lelah secara mental. Selain itu, copying emosi juga menjadi salah satu alternatif untuk meredam emosi negatif.
Misalnya saja kamu sedang lelah, kamu sedang belajar berdamai, kamu ingin didengar, hanya ruang yang kamu butuhkan. Salah satu ruang tersebut adalah #PerempuanSalingJaga.
Kita tidak saling mengenal tapi kita saling menjaga, kita tidak menghakimi tapi kita saling jaga, kita tidak sendiri tapi kita akan terus saling jaga. Melalui webinar The freedom Woman Writers Diary, kita cukup ambil waktu, tarik nafas dan menuliskan surat secara jujur untuk dirimu di masa kecil.
Luka yang belum terobati, luka yang belum kering tapi sudah tertimpa luka lagi. Tunggu luka itu selesai dan mengering. Bersabarlah sedikit, seperti kepompong yang akan terbang indah menjadi kupu-kupu dengan warnanya masing-masing.
Webinar yang berlangsung pada 5 Februari 2026 membawa harapan dan senyuman baru. Dalam webinar tersebut kita tidak hanya mendapatkan ilmu, namun kita juga bisa saling bercerita secara terbuka. Luka yang kita miliki tidak menjadi alasan untuk kita berhenti, justru luka itu membawa pengalaman sebagai peta untuk menyusuri jalan berikutnya.
Baca Juga: Perempuan Berdaya dengan Cara yang Tak Selalu Sama Seperti Isi Kepalamu
The freedom woman writers diary menghadirkan dua sosok yang luar biasa yaitu Rina Faridah seorang Journaling specisalist dan Barbie Nouva seorang woman fighter dan public figure.
Journaling adalah salah satu cara untuk merelease emosi, journaling bisa membantu untuk mengenali diri sendiri. Tahu apa yang kita suka dan tahu apa yang kita tidak suka. Metode journaling bisa dengan free journaling, to do list dan bisa disesuaikan yang menurut kita nyaman.
Selain itu, Dear diary bisa menjadi salah alternatif juga. Setelah menulis kita menyapa diri kita, masuk ke cerita dengan menceritakan apa yang kamu lakukan hari ini dan yang terakhir adalah self reflection. Apakah makna dari kejadian ini?Apa lesson learnednya?, ada perspektif baru dengan memandang sesuatu dengan positif.
Sebenarnya kita semua memiliki masalah, sesuai dengan kapasitas masing- masing. Untuk berdamai dengan diri sendiri itu butuh waktu, fokus ke diri kita saat journaling dengan cara jujur kepada diri sendirii agar apa yang kita rasakan tidak mengendap di pikiran kita. #PerempuanSalingJaga
Baca juga: Sehat Bukan Hanya Tentang Tubuh, tapi Juga Pikiran