Bulan Ramadhan akan datang sebentar lagi, berbagai persiapan sudah mulai terlihat di iklan televisi, rapat kegiatan Ramadhan, pesantren kilat, dan kegiatan ibadah lainnya. Bulan Ramadhan kali ini terasa istimewa karena berdekatan dengan saudara kita yang beragama Khonghucu sedang merayakan Tahun Baru Imlek. Tepatnya Hari Selasa, tanggal 17 Februari 2026.
Salah satu Ibadah yang dilaksanakan ketika Bulan Ramadhan adalah Ibadah puasa. Puasa atau Shaum adalah tindakan menahan diri baik dari makan, minum, hubungan suami istri, dan segala hal yang membatalkan puasa. Syarat untuk melaksanakan ibadah puasa seperti beragam Islam, berakal sehat, baligh, mampu secara fisik, serta suci dari haid dan nifas bagi wanita.
Kewajiban tentang puasa juga dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (Q.S. Al-Baqarah: 183)
Selengkapnya: Puasa Ramadhan: Dalil, Keutamaan, Niat, dan Konsekuensi Meninggalkannya
Nahh, untuk sahabat perempuanku sudah lunaskah hutang puasanya? Jangan lupa untuk melunasi hutang puasa yaa karena puasa di Bulan Ramadhan itu wajib, jika kita tidak puasa karena haid, nifas, hamil, atau menyusui kita wajib mengganti (qadha) puasa sebanyak jumlah puasa yang ditinggalkan.
Sudah biasa jika wanita tidak bisa full melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Namun, kewajiban untuk qadha puasa tetap harus dilaksanakan, sebagai bentuk tanggung jawab dan ketaatan kepada Allah Swt. Di sisi lain, perempuan tetap bisa menjalankan ibadah lain seperti berdzikir, sholawat, do’a, sedekah, mendengarkan murottal, membantu menyiapkan hidangan berbuka dan sahur.
Adapun niat qadha puasa Ramadhan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah Swt.”
Baca juga: Daun Jambu Biji Bisa Untuk Mengobati Diare
Puasa ramadhan merupakan bentuk ketaatan ,penyucian jiwa, dan melembutkan hati. Dunia kesehatan juga menjelaskan ibadah puasa memiliki dampak bagi kesehatan. Dilansir dari halodoc, puasa memiliki manfaat bagi tubuh seperti memperbaiki fungsi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan Rasa bahagia, meningkatkan hormone pertumbuhan manusia, mengatasi resistensi insulin, dan menyehatkan jantung.
Selain dari Sisi spiritual, puasa juga memiliki dampak untuk kesehatan jasmani kita. Jangan lupa untuk mempersiapkan diri mwnyambut bulan suci Ramadhan yang penuh dengan ampunan. Susunan target ibadah Dan semoga ramadhan ini menjadikan kita pribadi yang lebih baik serta dipertemukan dengan hal-hal yang baik. Stay positif stay inspiratif.